
RRI.CO.ID, Sleman – Jamaah haji khusus Sahid Tour Umroh dan Haji melaksanakan manasik haji di Sahid Raya Hotel and Convention Yogyakarta pada 30 April-3 Mei 2026. Manasik haji ini dilakukan sebagai persiapan jamaah yang rencananya akan diberangkatkan pada 18 Mei 2026.
Ketua Pelaksana Manasik Haji Sahid Tour Miranti Nurrisa Ahsana menjelaskan selama melaksanakan manasik, calon jamaah haji menerima pembelajaran materi hingga praktik haji. Semua materi manasik ini dipastikan sesuai dengan sunnah dan dibimbing langsung oleh pembimbing yang sudah bersertifikasi. Selain itu, Sahid Tour juga turut memperhatikan kesehatan calon jamaah haji dengan menggelar senam pagi pada hari ketiga manasik.
“Selain dari pembelajaran, materi pembelajaran, dan praktek manasik juga akan ada acara gala dinner yang akan dilangsungkan di tanggal di hari ketiga yaitu tanggal 2 malam,” kata Miranti, Rabu, 29 April 2026.
Sementara, General Manager Marketing Sahid Tour Teguh Budi Santosa menuturkan setidaknya ada 492 calon jamaah yang berangkat ke tanah suci dan terbagi dalam 13 bus. Jamaah paling muda berusia 13 tahun dan paling tua berusia 81 tahun. Nantinya, jamaah akan didampingi oleh 24 petugas Sahid Tour, termasuk tenaga medis. Calon jamaah hadir dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Yogyakarta, Balikpapan, Palembang, Jambi, Solo, dan berbagai daerah lainnya. Teguh menyebut, calon jamaah Sahid Tour menjadi jamaah yang memasuki pemberangkatan terakhir.
“Jadi menjelang ditutup di sana, kita baru datang. Harapannya, haji itu adalah wukuf intinya, kita itu masih dalam kondisi yang segar, masih dalam kondisi sehat. Setelah itu baru kita menjalankan sunah-sunah yang lain,” ujar Teguh.
Sementara, Digital Marketing Sahid Tour Aulia Ul Umah mengatakan masa tunggu calon jamaah haji khusus terbilang bervariasi, mulai dari 5-6 tahun. Sementara, masa tunggu paling singkat pasca pandemic Covid-19 adalah 4 tahun.
“Rata-rata yang mendaftarnya di 2018, 2019 yang berangkat di tahun ini,” ucapnya.



